![]()

Detiknews.tv – Palembang | Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Woodball Association (IWbA) Sumatera Selatan masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung KONI Provinsi Sumatera Selatan, Lantai 3, Palembang, Selasa 26/05/2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) olahraga di Sumatera Selatan, termasuk perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel serta jajaran fungsionaris KONI Sumsel.
Surat Keputusan pengukuhan kepengurusan dengan nomor 10/KPTS/A/PB/IWBA/5/2026 dibacakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) IWbA, Fariza Yahya, S.I.Kom., yang bertindak mewakili Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunaji, S.Pd., M.Pd. Dalam prosesi tersebut, Ahmad Royan Arhayi, S.E., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengprov IWbA Sumsel yang baru.
Dalam sambutan perdananya, Ahmad Royan mengakui bahwa amanah yang diembannya terbilang berat. Namun, dirinya optimis olahraga woodball di Sumsel dapat berkembang pesat melalui soliditas internal.
“Amanah ini sangatlah berat. Namun saya memohon bantuan dari rekan-rekan sekalian, Pengcap dan Pengkot, untuk bisa saling men-support. Target ke depan, kita akan segera berkonsolidasi untuk meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan dan memperluas sosialisasi olahraga woodball ini di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Royan.
Ketua Umum KONI Sumsel, H. Yulian Gunhar, S.H., M.H., yang diwakili oleh Sekretaris Umum KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas pelantikan ini. Tubagus berpesan agar kepengurusan yang baru ini dapat menjadi induk semang yang baik untuk membina prestasi para atlet yang sempat tersebar.
“Kami mengharapkan Woodball Sumsel yang sudah dilantik hari ini dapat segera berbenah diri, memperbaiki organisasi, dan membina prestasi atlet-atletnya. Di luar masalah anggaran, persoalan utama yang harus diubah adalah mental baik mental pengurus, pelatih, maupun atlet. Kita harus menanamkan mental juara untuk mengejar prestasi maksimal,” tegas Tubagus.
Senada dengan KONI, Pemerintah Provinsi melalui Kasi Prestasi dan Olahraga Dispora Sumsel, Irwanto, S.Pd., M.M., berharap cabor woodball mampu menjadi ujung tombak prestasi baru bagi Bumi Sriwijaya.
“Harapan pemerintah agar kepengurusan ini solid, kompak, dan bisa melahirkan tenaga keolahragaan, baik atlet, pelatih, maupun juri yang akan mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional dan internasional,” kata Irwanto saat membacakan sambutan Kadispora.
Wakil Sekjen PB IWbA, Fariza Yahya, menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PB IWbA yang menekankan bahwa fungsi pengurus adalah sebagai pelayan bagi atlet, bukan sebaliknya. Fariza juga membakar semangat para pengurus baru dengan mengingatkan prestasi mentereng woodball Indonesia di kancah global.
“Perlu disadari bahwa pemegang juara dunia woodball saat ini, baik kategori laki-laki maupun perempuan, adalah dari Indonesia. Tagline kita: ‘Woodball Indonesia, Bukan Jago Kandang’. Dengan kepengurusan Sumsel yang diisi oleh jiwa-jiwa muda dan gesit, saya sangat berharap ke depan akan lahir atlet-atlet dari Sumsel yang mampu memperkuat Timnas Indonesia di kejuaraan internasional,” ungkap Fariza yang menutup sambutannya dengan sebuah pantun ikonik: “Kalau pempek terkenal karena rasanya yang khas, Woodball Sumsel harus terkenal karena prestasinya yang berkelas.”
Acara pelantikan ditutup dengan prosesi penyerahan bendera pataka, penandatanganan berita acara, penyematan selendang pelantikan secara simbolis, serta sesi foto bersama seluruh pengurus kabupaten/kota yang sempat hadir. (Editor: Markopik)
Media & Humas KONI Sumsel



