Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat Geopolitik timur tengah dan Global Gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bukan sekadar berita duka dalam arus informasi yang cepat berlalu. Peristiwa ini adalah sebuah punctum, titik tajam yang menusuk kesadaran […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam dialektika panjang perjalanan sejarah bangsa, kepemimpinan Prabowo Subianto hadir sebagai kelanjutan sekaligus pendewasaan dari cita-cita luhur yang telah dirintis oleh para pendahulunya. Jika era sebelumnya fokus pada pembangunan fisik dan konektivitas, maka masa kepemimpinan di bawah visi Astacita atau Delapan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam dialektika panjang sejarah peradaban bangsa, kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) hadir bukan sekadar sebagai pergantian elit politik, melainkan sebagai sebuah fenomena ontologis yang menggeser paradigma kekuasaan dari ranah eksklusivitas menuju ranah inklusivitas yang mendalam. Jika era sebelumnya lebih banyak bicara soal […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam narasi panjang perjalanan sejarah bangsa, masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sering dikenang sebagai era “Zaman Keemasan” atau Golden Era dalam dimensi stabilitas, diplomasi, dan konsolidasi demokrasi. Jika era sebelumnya masih diwarnai oleh gejolak politik, pergantian kepemimpinan yang dramatis, dan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam panggung besar dialektika sejarah bangsa, peristiwa pergantian kepemimpinan dari Abdurrahman Wahid kepada Megawati Soekarnoputri bukanlah sekadar intrik politik atau pergantian kursi semata. Ia adalah sebuah fenomena ontologis yang kompleks, di mana ketegangan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif mencapai titik kulminasi, […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam panggung besar dialektika sejarah bangsa, terpilihnya Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 1999 bukanlah sekadar pergantian kepemimpinan konstitusional semata. Ia adalah sebuah fenomena transendental, di mana suara hati nurani bangsa berhasil menembus tembok kekuasaan dan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat sejarah Indonesia Dalam narasi besar perjalanan sejarah bangsa, masa pemerintahan Bacharuddin Jusuf Habibie seringkali dipandang hanya sebagai “jembatan” yang singkat, sebuah interval waktu yang terbentang hanya selama 1 tahun 5 bulan. Namun, jika ditelaah melalui kacamata filsafat sejarah dan ontologi kekuasaan, masa ini […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku Kabid Humas KONI Sumsel Transformasi Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Olahraga (LPDUK) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan bukan sekadar perubahan nomenklatur administratif, melainkan sebuah paradigma shift yang radikal. Perubahan ini merefleksikan upaya negara untuk keluar dari cengkeraman birokrasi konvensional menuju […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengurus olahraga cabang atletik Sumsel Dalam tatanan ontologis olahraga, lari halang rintang (hurdles) bukan sekadar tentang kecepatan kaki di atas lintasan lurus. Ia adalah sebuah manifestasi agung tentang bagaimana manusia berhadapan dengan gangguan, penghalang, dan ketidakrataan jalan. Berbeda dengan lari flat yang menuntut kecepatan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengurus olahraga cabang atletik Sumsel Dalam tatanan ontologis olahraga, cabang lempar lembing (javelin throw) bukan sekadar tentang mengerahkan tenaga fisik untuk melemparkan sebuah tongkat runcing sejauh mungkin. Ia adalah sebuah manifestasi agung tentang bagaimana manusia berhadapan dengan ruang, arah, dan fokus tujuan. Berbeda dengan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengurus olahraga cabang atletik Sumsel Dalam tatanan ontologis olahraga, lari estafet bukan sekadar perlombaan kecepatan semata, melainkan sebuah manifestasi agung dari sinergi, kepercayaan, dan kesinambungan. Berbeda dengan nomor individu di mana kemenangan bergantung sepenuhnya pada satu tubuh dan satu jiwa, lari estafet menuntut penyatuan […]

Loading

Oleh Daeng Supriyanto SH MH selaku pengurus olahraga cabang atletik Sumsel Dalam tatanan ontologis olahraga, cabang tolak peluru (shot put) seringkali dipandang sebagai simbol kekuatan fisik yang mentah dan kasar. Namun, jika ditelaah lebih dalam melalui kacamata filsafat fisika dan metafisika, tolak peluru bukan sekadar soal seberapa berat beban yang […]

Kategori Berita

BOX REDAKSI