![]()

Detiknews.tv – Palembang | Bagi Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan, kebersamaan bukan sekadar slogan. Hal itu dibuktikan saat salah satu anggotanya, Sahono (58) dari PMPB Musi Banyuasin, harus menjalani perawatan intensif akibat sumbatan saluran empedu.
Selama delapan hari Sahono terbaring di rumah sakit dan dijadwalkan menjalani operasi. Di tengah kondisi tersebut, perhatian datang dari Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, yang menyalurkan bantuan sebagai bentuk dukungan moril dan kepedulian organisasi terhadap anggotanya.
Bantuan berupa uang tunai dan bingkisan diserahkan melalui Bendahara PMPB Sumsel, Hilda, sebagai wujud empati pimpinan organisasi kepada anggota yang sedang berjuang melawan sakit.
“Pesan Ketua Umum sangat sederhana, jangan biarkan anggota menghadapi cobaan sendirian. PMPB harus hadir sebagai keluarga,” ujar Hilda.
Menurutnya, kepedulian ini menjadi bukti bahwa organisasi tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga berdiri di sisi anggota saat menghadapi persoalan pribadi yang berat.
Panglima PMPB Sumsel, Mang Zai, menilai langkah Ketua Umum sebagai contoh nyata kepemimpinan yang berpihak pada nilai kemanusiaan.
“Kami diajarkan bahwa solidaritas itu harus dirasakan, bukan hanya diucapkan. Apa yang dilakukan Ketua Umum hari ini menjadi semangat bagi seluruh jajaran PMPB,” katanya.
Penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua Bidang Ekonomi PMPB Sumsel Yuli Herliati, Wakil Panglima Satgas Afpan Palefi, Komandan Satgas S. King, serta jajaran pengurus PMPB Sumsel lainnya.
PMPB Sumsel berharap Sahono dapat segera pulih setelah operasi dan kembali beraktivitas. Di balik bantuan yang diberikan, tersimpan pesan kuat bahwa dalam keluarga besar PMPB, tidak ada anggota yang ditinggalkan saat sedang diuji. (Ferry).



