![]()

JAKARTA, Presiden International Mini Football Federation (IMF) Mohammad Hesham M. Aldousari tetap mengakui kepengurusan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) yang dipimpin Ir. Yan Mulia Abidin, mengingat adanya tindakan oknum pengurus yang melakukan pembangkangan dengan menyelenggarakan rapat pleno diperluas yang tidak diatur dalam Statuta KSMI.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mohammad Hesham M. Aldousari melalui WhatsApp pribadinya, Selasa (30/12/25).
Kondisi ini mendapat tanggapan dari Daeng Supriyanto SH MH CMS P, yang tercatat secara resmi sebagai salah satu pengurus KSMI. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh sebagian pihak tersebut merupakan hal yang sangat disayangkan.
“Untuk melakukan pergantian ketua umum KSMI sudah diatur secara jelas dalam Statuta organisasi. Namun tampaknya ada agenda terselubung sehingga mereka yang melakukan gerakan ini mengabaikan semua aturan yang telah disepakati bersama. Apapun keputusan yang diambil dari tindakan yang salah, pasti akan sia-sia karena tidak memiliki dasar hukum yang kuat,” ujar Daeng Supriyanto.
Dalam kaitan dengan apakah induk organisasi olahraga seperti KONI akan mengakomodir hasil rapat pleno diperluas tersebut, Daeng meyakini hal itu tidak akan terjadi.
“Jajaran petinggi KONI sendiri tidak hadir dalam rapat yang digelar secara sepihak itu, sehingga jelas tidak ada dasar bagi hasilnya untuk diakui,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov KSMI Riau Rohim Zone, yang merupakan salah satu peserta rapat pleno diperluas, menyampaikan posisi netral dari pengprovinsi di bawah kepemimpinannya.
“Kehadiran kami dalam forum tersebut hanya sebagai peninjau. Sikap kami jelas dan konsisten: keabsahan kepemimpinan hanya ditentukan berdasarkan Statuta dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KSMI. KSMI Riau tidak memberikan pengakuan terhadap hasil atau keputusan apa pun yang diambil dari rapat tersebut,” jelas Rohim Zone.
Ia menambahkan bahwa di tingkat daerah, KSMI Riau tetap menjalankan aktivitas organisasi secara teratur dan berkelanjutan. “KSMI Riau telah terdaftar dan berada di bawah naungan KONI, struktur organisasi daerah berjalan dengan baik, serta program pembinaan dan kegiatan olahraga mini football tetap dilaksanakan sesuai rencana,” ujarnya.
Rohim Zone juga menegaskan bahwa komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi dengan Ketua Umum KSMI Ir. Yan Mulia Abidin tetap terjaga dengan baik dan tidak pernah terputus. “Kami menghormati kewenangan organisasi pusat dan akan menyesuaikan sikap setelah ada keputusan yang sah sesuai dengan Statuta dan ART KSMI,” pungkasnya.




