Detiknews.tv – Pagaralam | Sebelum nya Kejaksaan Pagaralam dalam beberapa hari yang lalu telah menahan dua tersangka Pagar makam, dan hari ini kembali menahan tersangka lain nya dalam pelaksanaan pagar makam di mana dua tersangka ini mungkir dalam pemangilan sebelum nya.
Kejari Kota Pagaralam M Zuhri SH,MH di dampingi Jaksa Penyidik Pidsus Hendra Catur Putra, SH,MH dan Kasi Datun M Fajar Dian Prawitama, Kamis (25/02/2021) kembali menahan dua tersangka lain YH dan RH dalam kasus tindak Pidana Korupsi Dana pembangunan sarana dan prasarana pagar Makam pada Dinas Sosial Pagar Alam tahun 2017, total sudah empat tersangka telah dilakukan penahanan dalam kasus korupsi pembangunan sarana dan prasarana pemakaman Pagaralam
Pada hari Senin, 22 Februari 2021 Kejaksaan Negeri Pagar Alam telah menahan terlebih dahulu dua tersangka, yakni GB dan JL. Keempat tersangka ditahan di Lapas Kelas III Kota Pagar Alam selama 20 hari ke depan.
Keempat tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Pelaksanaan pembangunan pagar makam menggunakan dana APBD Kota Pagar Alam sebesar hampir 7 miliar rupiah mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp. 697.494.937.68,- dari sebanyak 43 paket dan 18 paket diantaranya berpotensi merugikan negara.” ungkap Zuhri.
Sejauh ini pihak kejari terus mengali pengembangan kasus pagar makam dan ott dana kelurahan tahun lalu. [Mr]