![]()

Jakarta, 17 Juni 2026 – Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSBMI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MOU) guna menjalin kerja sama yang terstruktur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan utama kantor BAZNAS RI, dihadiri oleh jajaran pengurus kedua lembaga dan tamu undangan.
Kesepakatan ini bukan sekadar rangkaian acara seremonial semata, melainkan menjadi momentum penting untuk menyatukan potensi kedua institusi dalam mengembangkan program-program yang saling menguntungkan dan berdampak sosial. Lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan Liga Santri, pembuatan film edukatif dan inspiratif, serta berbagai kegiatan pengembangan bakat dan pembinaan karakter generasi muda lainnya.
KOMENTAR PIMPINAN
Dr. H. Byan Mulai Abidin, SE, M.Si – Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia
“Penandatanganan ini kami pandang sebagai tonggak awal, bukan akhir dari sebuah proses. Kami berkomitmen menjadikan kerja sama ini lebih dari sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan menjadi aksi nyata yang menyatukan semangat olahraga dengan nilai-nilai kebaikan. Melalui Liga Santri, kami ingin mencetak generasi yang tangguh secara fisik sekaligus kokoh akhlaknya. Pembuatan film menjadi media penyebaran nilai positif, sementara program lainnya akan disusun secara terukur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh umat.”
Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc – Ketua BAZNAS RI Periode 2026–2031
“BAZNAS senantiasa membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia olahraga. Kerja sama ini membuktikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga untuk pembinaan generasi muda yang berkualitas. Program seperti Liga Santri menjadi wadah yang tepat untuk menyalurkan potensi sekaligus menanamkan nilai keadilan, kedisiplinan, dan kebersamaan. Kami yakin kolaborasi ini akan melahirkan karya yang bermanfaat dan dapat menjadi teladan bagi kemitraan lain.”
Daeng Supriyanto, SH, MH – Sekretaris Jenderal Komite Sepakbola Mini Indonesia
“Sebagai penanggung jawab pelaksana, kami akan memastikan setiap butir kesepakatan dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Seluruh rangkaian kegiatan akan direncanakan secara bertahap, dimulai dari penyusunan standar operasional hingga evaluasi berkala, agar kerja sama ini terus berkembang dan memberikan hasil yang optimal bagi kedua belah pihak serta masyarakat luas.”
Kedua lembaga sepakat untuk membentuk tim pelaksana gabungan yang akan merinci jadwal dan teknis pelaksanaan setiap program secara lebih mendetail dalam waktu dekat.
Selesai
Apakah rilis ini sudah sesuai dengan kebutuhan Anda, atau ada bagian yang ingin ditambahkan/disesuaikan?



