Kholid Mawardi Bantu 3522 KK Korban Luapan Sungai Komering

 690 total views,  2 views today

Detiknews.tv – OKU Timur | Kholid Mawardi Bupati OKU Timur saat memimpin gerakan sosial penanggulangan bencana banjir luapan sungai komering, mengatakan saat ini Pemkab OKU Timur melalui BPBD telah memberikan bantuan sembako kesejumlah daerah terdampak banjir, dari 3522 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir luapan sungai komering dimana jumlah tersebut berasal dari beberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Bunga Mayang, Martapura, BP Peliung, BP Bangsa Raja, Madang Suku II dan Kecamatan Madang Suku III.

“Salah satunya di Desa Karang Negara, Muncak Kabau, untuk jalur komering sudah ada yang membentuk posko kesehatan untuk mengantisipasi agar warga tidak terkena penyakit,” ungkanya, Minggu 10/05/2020.

Dilanjutkannya, ada 911 paket sembako siap di bagikan yang merupakan paket sembako untuk dampak covid namun di alihkan sementara untuk penanggulangan korban banjir, dari 911, 306 paket lainnya sudah di bagikan kemaren.

“Hari ini minggu kita aksi sosial, semua kepala opd mengeluarkan dana masing masing secara pribadi dengan dasar kemanusian membantu korban terdampak bencana.” tegas bupati.

Terkait usulan pengalihan air di pintu irigasi agar banjir di sungai komering dapat berkurang Bupati menegaskan itu kewenangan dari pihak balai besar sungai sumatra 8.

Belum ada korban jiwa dari dampak banjir luapan sungai komering, begitu juga areal persawahan dan perkebunan yang terdampak masih di hitung.

Terkait jembatan pulau negara yang ambruk karena dampak banjir, pemerintah kedepan akan pangil konsultan untuk melakukan kajian untuk rencana pembangunan kembali jembatan khusus roda dua diatas sungai komering desa pulau negara.

Dalam kesempatan itu juga Bupati OKU Timur bersama Sekretaris Daerah Jumadi melakukan pemantauan lokasi banjir luapan sungai komering sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak, sementara para kepala OPD menyakurkan bantuan ke empat kecamatan lainnya yang terdampak. (Red)

Redaksi DetikNews.tv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Perlunya Perhatian dan Pembinaan Terhadap Kelompok Anarko di Sumsel

Jum Mei 22 , 2020
 691 total views,  3 views today Oleh : Dr. Arief Wisnu Wardhana, SH., M.Hum Detiknews.tv -Kata “anarki” berasal dari bahasa Yunani, awalan an (atau a), berarti “tidak”, “ingin akan”, “ketiadaan”, atau “kekurangan”, ditambah archos yang berarti “suatu peraturan”, “pemimpin”, “kepala”, “penguasa”, atau “kekuasaan”. Atau, seperti yang dikatakan Peter Kropotkin, anarki berasal dari kata Yunani […]

Kategori Berita

BOX REDAKSI