Protect Indonesia Gelar Gotong Royong Bersihkan Sungai di Kampung Kapitan Palembang

Loading

Detiknews.tv – Palembang | Dalam rangka memperingati 1 tahun berdirinya Protect Indonesia, komunitas pemerhati lingkungan tersebut menggelar kegiatan gotong royong pembersihan sungai yang dilaksanakan di kawasan 7 Ulu Kampung Kapitan atau Kampung Pempek, Kota Palembang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin bulanan Protect Indonesia yang bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai. Selain diikuti oleh tim Protect Indonesia, kegiatan ini juga mendapat partisipasi aktif dari masyarakat sekitar yang secara sukarela ikut membersihkan sungai.

Turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini Camat Seberang Ulu I Mukhtar Hijrub, S.STP, Kabid Aset Kota Palembang A. Surakhman, S.Kom., M.M, perwakilan Dinas Perkimtan Kota Palembang Erwin, serta Founder Protect Indonesia, Tiara Pramitha Lusmira.

Founder Protect Indonesia, Tiara Pramitha Lusmira, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan sungai ini merupakan bentuk komitmen komunitas dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Sungai Musi.

“Pembersihan sungai ini menjadi salah satu fokus utama program kami. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan sungai harus dimulai dari diri sendiri, dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan Kampung Kapitan sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai sejarah tersendiri bagi Protect Indonesia. Selain itu, kawasan tersebut juga merupakan destinasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat, khususnya pedagang pempek.

“Sebagai kawasan wisata, sudah seharusnya lingkungan di sini terjaga kebersihannya. Bertepatan dengan ulang tahun Protect Indonesia yang ke-1, kami memilih lokasi ini agar dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan pariwisata,” tambahnya.

Camat Seberang Ulu I Mukhtar Hijrub, S.STP, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Protect Indonesia dan menilai peran komunitas sangat penting dalam menjaga kebersihan Sungai Musi.

Sungai Musi adalah kebanggaan masyarakat Palembang. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus didukung. Kami berharap semakin banyak komunitas yang peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Aset Kota Palembang, A. Surakhman, S.Kom., M.M, menilai kawasan Kampung Kapitan memiliki potensi wisata yang besar dan perlu dijaga bersama.

“Komunitas seperti Protect Indonesia ini sangat baik. Jika memungkinkan, setiap kelurahan memiliki komunitas peduli lingkungan agar kebersihan dan aset kota dapat terjaga,” katanya.

Dukungan juga disampaikan oleh Dinas Perkimtan Kota Palembang. Perwakilan dinas, Erwin, menegaskan kesiapan pemerintah dalam mendukung kegiatan yang bersifat berkelanjutan.

“Kami siap mendukung dari sisi sarana, tenaga kerja, hingga penyediaan bibit pohon untuk penghijauan. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berjalan demi menjaga kota dan Sungai Musi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Protect Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Dengan bertambahnya usia komunitas, Protect Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan di Kota Palembang.(Syawal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

"Menggugat Paradigma Lama: Implikasi UU Penyesuaian Pidana terhadap Tindak Pidana Narkotika dan Pergeseran Makna 'Minimum Khusus' dalam Sistem Peradilan Indonesia"

Jum Jan 30 , 2026
OPINI Oleh Daeng Supriyanto SH MH Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Profesi Pengacara Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Dalam konteks dinamika hukum pidana nasional yang terus berkembang, terbitnya Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang menyentuh aspek tindak pidana narkotika serta penghapusan ketentuan minimum khusus merupakan fenomena hukum yang memiliki dimensi intelektual dan praktis […]

Breaking News

Kategori Berita

BOX REDAKSI