Pelaku Penghina Disabilitas Sudah Minta Maaf, NPCI Sumsel Minta Semua Pihak Menahan Diri

Loading

Detiknews.tv – Palembang | Ketua Umum NPCI Provinsi Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh atlet dan pengurus NPCI kabupaten/kota terkait kasus dugaan penghinaan terhadap penyandang disabilitas yang terjadi di media sosial.

Rian mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat salah satu akun di Tiktok yang diduga mengolok-olok kaum disabilitas. Kasus tersebut kini telah ditindaklanjuti dan yang bersangkutan telah dipertemukan dengan pihak kepolisian di Polda Sumatera Selatan.

“Yang bersangkutan sudah menyampaikan permintaan maaf secara langsung,” ujar Rian dalam keterangannya.

Meski demikian, Rian menegaskan kepada seluruh keluarga besar NPCI agar tetap bersikap tenang dan tidak terpancing emosi. Ia mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang justru dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi.

“Saya mengimbau kepada seluruh anggota, atlet, dan pengurus untuk bersabar serta menahan diri. Jangan sampai ada tindakan yang justru merugikan kita semua,” tegasnya.

Rian juga menekankan bahwa penyandang disabilitas harus tetap menunjukkan sikap bijak dalam menghadapi persoalan ini. Menurutnya, keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berpikir jernih dan bertindak dewasa.

“Kita mungkin memiliki keterbatasan secara fisik, tetapi akal dan pikiran kita tetap jernih. Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu bersikap lebih baik,” tambahnya.

Saat ini, pihak NPCI Sumsel memilih untuk menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Rian berharap keputusan yang diambil oleh pihak berwenang, khususnya Polda Sumatera Selatan, dapat memberikan keadilan bagi semua pihak.

“Kita tunggu proses selanjutnya dan keputusan dari pemerintah, terutama Polda Sumsel,” pungkasnya. (Syawal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kewaspadaan Fiskal dalam Wacana Pelebaran Defisit APBN di Atas 3 Persen: Refleksi atas Tanggapan Jusuf Kalla

Sel Mar 17 , 2026
Opini: daeng Supriyanto SH MH selaku pengamat kebijakan fiskal nasional Dalam lanskap kebijakan fiskal Indonesia yang dinamis, pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengenai risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di atas 3 persen PDB bukan sekadar suara peringatan biasa, melainkan sebuah refleksi mendalam […]

Breaking News

Kategori Berita

BOX REDAKSI