![]()

Detiknews.tv – Palembang | Reuni ini juga menjadi ajang silaturahmi para alumni yang kini berkiprah sebagai pejabat publik dan profesional. Kandar Budison, S.Kom., MM., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muara Enim, menyempatkan diri hadir di sela agenda kedinasannya.
Ia mengungkapkan rasa bangga atas perjalanan hidup teman-teman seangkatannya.
“Dari perjuangan nol hingga hari ini, kita bisa melihat bagaimana alumni 94 tumbuh menjadi pribadi-pribadi hebat di berbagai bidang,” katanya.
Suasana semakin cair ketika Agus Firmansyah, S.H., mantan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, menghibur rekan-rekannya dengan bernyanyi. Momen ini menjadi simbol bahwa jabatan dan status seolah melebur, kembali menyisakan persahabatan tulus seperti masa sekolah dahulu.
Puncak Golden Anniversary: Ribuan Alumni Padati SMAN 1 Muara Enim
Pada Sabtu (24/1/2026), Alumni Angkatan 94 bergabung dengan lebih dari 1.500 alumni lintas angkatan dalam acara puncak perayaan Golden Anniversary di lingkungan SMAN 1 Muara Enim.
Mulai dari lulusan era 1960-an hingga alumni tahun 2025 hadir memberikan penghormatan dan kecintaan kepada sekolah yang telah melahirkan banyak tokoh daerah.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Muara Enim, Bunda Sumarni, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap peran alumni dalam mendukung dunia pendidikan.
“Kekompakan alumni adalah aset besar bagi kemajuan pendidikan daerah. SMAN 1 Muara Enim patut bangga memiliki alumni yang loyal dan peduli,” ujarnya
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi kebersamaan di PDKT Resto, yang diinisiasi oleh Dedi Suryanto Fuadi, S.H., alumni 94 yang saat ini menjabat sebagai Kasat Pol PP Kabupaten Muara Enim.
Meski dikenal tegas dalam tugasnya, Dedi tampil hangat dan bersahabat di tengah rekan-rekannya.
“Kebersamaan seperti ini adalah energi positif. Bertemu sahabat lama menjadi cara terbaik menyegarkan pikiran di tengah rutinitas pekerjaan,” tuturnya.
Perayaan Golden Anniversary ini menegaskan satu makna mendalam bagi Alumni Angkatan 94: SMA Negeri 1 Muara Enim bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan rumah awal persahabatan, karakter, dan perjuangan hidup.
Ikatan yang terjalin sejak puluhan tahun silam kini kembali menguat, menjadi bukti bahwa persaudaraan sejati tak pernah lekang oleh waktu. (Syawal)



