Detiknews.tv – Palembang, Sejak beberapa minggu lalu Kota Palembang selalu dihebohkan dengan Bencana Asap, warga Kota Palembang setiap harinya harus wajib menggunakan masker untuk menjaga kondisi kesehatan agar terhindar dari ISPA (Insfeksi Saluran Pernapasan Akut).
Tim Liputan Detiknews.tv mendatangi Sekolah Menengah Pertama Mardi Wacana, yang saat kami tiba dilokasi masih melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Ketika ditemui disekolah Wakil Kurikulum sekolah Bapak. Juswa S Tarigan, SE. Mengatakan saat ini aktivitas belajar mengajar hanya sebatas MID semester.
Menyikapi instruksi dari Kadisdik Bapak Zulinto yang mengatakan dalam pesan sebaran di Whatsapp bahwa terhitung tanggal 14 Oktober 2019 Siswa mulai dari Paud Hingga SMA diliburkan atau dipulangkan mengingat Kabut Asap yang semakin tebal .
Selaku Wakil kurikulum SMP Mardi Wacana saat ini pihaknya akan tetap melaksanakan MID semester hanya dengan waktu 60 menit untuk 2 mata pelajaran, masing masing mata pelajaran hanya akan menggunakan waktu hanya 30 Menit, Siswa akan dimasukan mulai dari pukul 08.00 – 09.00 wib setelah itu siswa dipulangkan, dan akan berjalan selama 5 hari kedepan .
Dijumpai ditempat terpisah Dwi salah satu tenaga pengajar dikawasan Demang saat dijumpai dikawasan Tanjung Api-api, Dwi mengatakan dirinya baru saja pulang dari aktivitas mengajar dan dirinya mengatakan bahwa Kabut Asap pagi ini sangat mengganggu saluran pernafasan bahkan lebih parah dari hari-hari sebelumnya.
Demikian pula Adit saat dijumpai dikawasan Jalan Bambang Utoyo mengatakan bahwa Kabut Asap saat ini sudah sangat berbahaya untuk kesehatan, untuk dapat menuju tempat aktivitasnya saja Adit harus merasakan sesak nafas karena tebalnya kabut asap walau sudah menggunakan masker.
“Dirinya berharap pihak terkait untuk dapat segera mengambil tindakan terkait Bencana Kabut Asap saat ini”.
Laporan : Johan