![]()

Detiknews.tv – Palembang |Di tengah sorotan publik terhadap peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menjaga ketertiban sosial, GRIB Jaya Kota Palembang mengambil sikap tegas. Melalui pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), organisasi ini menegaskan arah transformasi: meninggalkan stigma lama ormas dan tampil sebagai agen stabilitas sosial yang disiplin, tertib, dan taat aturan.
Pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) DPC GRIB Jaya Kota Palembang digelar di Hotel Ayola Sentosa, Palembang, Sabtu (13/12/2025), disaksikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Sumatera Selatan serta perwakilan DPC kabupaten/kota.
Ketua DPD GRIB Jaya Sumatera Selatan, Hasbi Sanaki, menegaskan bahwa tantangan ormas hari ini bukan lagi soal eksistensi, melainkan soal kontribusi nyata bagi ketertiban masyarakat.
“GRIB Jaya harus mampu membuktikan bahwa ormas bisa menjadi bagian dari solusi, bukan sumber persoalan. Disiplin organisasi, kepatuhan terhadap AD/ART, dan menjaga marwah adalah kunci,” ujar Hasbi.
Ia menilai, pengurus yang baru dikukuhkan memikul tanggung jawab moral untuk mengubah persepsi publik terhadap ormas, khususnya di wilayah perkotaan seperti Palembang.
Nada serupa disampaikan Pembina DPD GRIB Jaya Sumatera Selatan, H. Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M. Menurutnya, soliditas internal dan kepatuhan terhadap garis komando menjadi syarat mutlak agar organisasi tidak keluar dari koridor hukum.
“Ormas harus berjalan seiring dengan arah kebijakan organisasi dan kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Palembang, Bild Yawenda Puspa Negara, S.H., menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan memprioritaskan pembenahan internal dan etika keorganisasian.
“Kami ingin menegaskan bahwa GRIB Jaya Palembang tidak memberi ruang bagi perilaku premanisme. Ketertiban anggota, termasuk penggunaan atribut yang sesuai aturan, adalah komitmen kami,” tegas Bild.
Menurutnya, disiplin internal adalah fondasi agar GRIB Jaya dapat diterima sebagai mitra sosial yang kredibel, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
Di sisi lain, GRIB Jaya Palembang juga mengarahkan perannya pada pembinaan sosial, khususnya generasi muda. Organisasi ini ingin hadir sebagai penyeimbang di tengah maraknya persoalan tawuran, narkoba, dan degradasi moral di kalangan remaja.
“Ormas harus mampu memberi contoh, bukan sekadar simbol. Anak muda perlu figur dan lingkungan yang positif,” tambahnya.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Pembina I DPD GRIB Jaya Sumsel Diky Haitami, jajaran pengurus inti DPC Palembang, serta perwakilan DPC lain, termasuk Rosidi, Ketua DPC GRIB Jaya OKU Selatan, yang menyatakan kesiapan menjalankan mandat organisasi secara bertanggung jawab.
Dengan kepengurusan baru ini, GRIB Jaya Kota Palembang mengirim pesan kuat: ormas tidak identik dengan kekerasan atau tekanan jalanan, melainkan dapat bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang menjaga ketertiban, mendukung pembangunan, dan membangun kepercayaan publik.(Ferry).




