![]()

Detiknews.tv – Palembang | Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) terus memperkuat benteng pertahanan dalam mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, memimpin langsung gerakan penyuluhan masif sebagai langkah strategis meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, Kamis (27/8/2026).
Edukasi berkelanjutan ini menjadi instrumen vital Korem 044/Gapo dalam menekan risiko karhutla sejak dini. Mengingat faktor aktivitas manusia sering menjadi pemantik awal, pemahaman mendalam masyarakat dianggap sebagai kunci utama penanggulangan bencana asap.
Utamakan Pencegahan dan Deteksi Dini
Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan bahwa strategi penanganan karhutla kini berfokus penuh pada tindakan preventif, bukan sekadar respons saat api sudah membesar.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Jangan tunggu api membesar baru kita bertindak. Melalui deteksi dini, kepekaan wilayah, dan partisipasi aktif masyarakat, potensi munculnya titik api bisa kita tekan sekecil mungkin sejak awal,” tegas Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Untuk menyukseskan program ini, Danrem mengerahkan seluruh jajaran di lapangan mulai dari Satuan Kodim hingga para Babinsa sebagai garda terdepan penanganan karhutla.
Penguatan Peran Babinsa: Mengintensifkan patroli dialogis dan pengawasan di area-area rawan kebakaran secara berkelanjutan.
Edukasi Komprehensif: Menyampaikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk karhutla terhadap kesehatan, ekosistem lingkungan, serta kestabilan ekonomi daerah.
Imbauan Tegas: Mengajak warga meninggalkan tradisi membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Respons Cepat: Meminta masyarakat segera melaporkan indikasi kepulan asap atau titik api sekecil apa pun kepada posko TNI terdekat.
Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Sumatera Selatan yang bebas dari bencana asap.
Laporan: Mariyon | Editor: Markopik




