![]()

SEKAYU – Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian menghangat. Saputra Chandra Lesmana, SE atau yang akrab disapa Chandra secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam perebutan kursi nomor satu di induk organisasi olahraga Muba tersebut.
Yang membuat pencalonannya semakin diperhitungkan adalah rekam jejak panjang dan pengalaman nyata di bidang organisasi olahraga, di mana selama bertahun-tahun ia telah mengukir berbagai prestasi gemilang: terlibat aktif dalam struktur kepengurusan tingkat cabang hingga kabupaten, berhasil meningkatkan daya saing atlet, melahirkan juara di berbagai kejuaraan daerah maupun provinsi, serta menyusun program pembinaan yang terbukti mampu memajukan kinerja cabang olahraga yang dipimpinnya sebelumnya. Pengalaman inilah yang menjadi modal utama dan kepercayaan yang tumbuh di kalangan pelaku olahraga setempat.
Sebagai bentuk keseriusan dan demi memastikan seluruh proses tahapan berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku, Chandra secara resmi menunjuk tim advokat dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Muba sebagai kuasa hukumnya. Tim tersebut diketuai oleh Advokat Zulfatah,SH.MH, didampingi Daeng Supriyanto SH. MH. CMS. P, Mohammad Irham, SH.MH, Lusyanti, SH, Ary Mukmin Istiqomah, SH, Ruli Ariansyah, SH.MH dan Satukhid Kartanegara, SH.
Langkah Hukum untuk Transparansi
Penunjukan kuasa hukum ini dilakukan untuk mengawal seluruh rangkaian Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Muba, mulai dari tahapan pendaftaran, verifikasi berkas, hingga hari pemilihan.
“Langkah ini kami ambil bukan hanya untuk mengamankan pencalonan, tetapi juga demi menjaga integritas, transparansi, dan netralitas dalam proses pemilihan Ketua KONI Muba,” ujar Saputra Chandra Lesmana,SE saat memberikan keterangan pers.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan penasihat hukum dari PERADI diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran administrasi maupun intervensi sepihak yang dapat merugikan jalannya demokrasi di dunia olahraga Muba. Berbekal pengalaman organisasi dan prestasi yang telah diraih, Chandra meyakini bahwa proses yang bersih akan melahirkan kepemimpinan yang benar-benar mampu melanjutkan kemajuan.
Visi Misi Memajukan Olahraga Muba
Membawa jargon perubahan dan penyegaran, Saputra Chandra Lesmana, SE berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan prestasi olahraga Bumi Serasan Sekate. Beberapa poin utama yang menjadi fokus visinya antara lain:
• Transparansi Anggaran: Menjamin pengelolaan dana hibah olahraga yang akuntabel dan tepat sasaran.
• Kesejahteraan Atlet & Pelatih: Memperhatikan masa depan atlet lokal serta memberikan fasilitas latihan yang layak.
• Modernisasi Manajemen Olahraga: Menerapkan sistem manajemen berbasis digital untuk memantau perkembangan prestasi cabor (cabang olahraga).
Dukungan Terus Mengalir
Sementara itu, tim kuasa hukum dari PERADI Muba menegaskan bahwa mereka siap mengawal kliennya secara totalitas. Mereka akan memastikan Tim Panitia Penjaringan (TPP) bekerja secara profesional, objektif, dan mematuhi AD/ART KONI yang berlaku.
Dengan rekam jejak organisasi yang matang, pengalaman luas, serta deretan prestasi yang telah ditorehkan sebelumnya, ditambah dukungan hukum yang kuat, pencalonan Saputra Chandra Lesmana, SE diprediksi bakal menjadi magnet baru bagi pemilik suara (pengkab cabor) yang mendambakan perubahan besar dan kemajuan berkelanjutan di tubuh KONI Musi Banyuasin periode mendatang.

Daeng Supriyanto, SH, MH selaku Kepala Bidang Kemasyarakatan (Bumas) KONI Sumsel mengatakan bahwa “Saya, Daeng Supriyanto, SH, MH selaku Kabid Bumas KONI Sumsel, memberikan apresiasi penuh terhadap langkah dan pencalonan Saputra Chandra Lesmana, SE untuk Ketua KONI Musi Banyuasin periode 2026. Mengetahui latar belakangnya yang telah memiliki pengalaman panjang dan mengukir beragam prestasi nyata di organisasi olahraga, ini menjadi modal berharga untuk membawa perubahan.”
“Saya melihat penunjukannya tim kuasa hukum dari PERADI Muba juga merupakan langkah cerdas dan terukur. Proses Musorkab harus berjalan bersih, transparan, dan sesuai AD/ART serta aturan yang berlaku. Dengan pengawalan yang terstruktur, diharapkan terhindar dari segala hambatan administrasi maupun upaya intervensi yang tidak bertanggung jawab.”
“Sebagai Kabid Bumas KONI Sumsel, kami menilai visi dan misi yang dibawanya—terutama soal keterbukaan anggaran, kesejahteraan atlet, hingga modernisasi manajemen—sejalan dengan semangat pembinaan olahraga di tingkat kabupaten. Semoga jika terpilih, beliau mampu mengembalikan dan meningkatkan kejayaan prestasi olahraga Bumi Serasan Sekate serta membangun kepercayaan seluruh elemen olahraga di Musi Banyuasin.”(ref)



