Aksi Aktivis Sumsel Bersatu 2019

113 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Detiknews.tv – Palembang, Menyikapi perkembangan yang terjadi diberbagai lapisan  masyarakat maka perlu dilakukan perbaikan yang komprehensif, mulai dari sisi kebijakan sampai pada tingkat aplikasi langsung.

Untuk itu dibutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh stakeholder di Provinsi Sumatera Selatan, agar permasalahan yang terjadi dapat di selesaikan secara komprehensif.

Penegakan hukum, Politik pendidikan dan Politik lingkungan hidup. Dalam aksi ini di hadiri oleh beberapa perwakilan aktivis Sumsel bersatu di depan kantor Gubernur Sumsel, Selasa (24/09/2019)

Menyikapi hal tersebut Presidium Aktivis Sumsel Bersatu merasa terpanggil sebagai bentuk tanggung jawab moral, politik maupun intelektualnya dalam bentuk gerakan rembuk dan kajian atas persoalan maupun isu yang berkembang, atas dasar pertimbangan penuh dengan kesadaran kolektif.

Menurut Sekretaris aktivis Rebug Firdaus Abdullah, aksi ini merupakan penyerahan hasil Rebug aktivis ke Gubernur yang dilaksanakan pada tanggal 19-21 September 2019 yang lalu, dan ada beberapa poin yang harus disampaikan kepada Gubernur seperti penegakan hukum, politik pendidikan dan politik lingkungan hidup dan salah satunya adalah mengenai petani dan hal-hal yang menyangkut kemasyarakatan terutama atas terjadinya kebakaran hutan, Gubernur harus tegas terhadap perusahaan yang melakukan pembakaran hutan, dan harapan kita kedepannya memberikan kontribusi kepada Gubernur dan instansi pemerintahan untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan aksi kita ini akan berkelanjutan.”ujarnya.

Ditambahkan oleh ketua aktivis Rebug Rudi Pangaribuan, bahwa aksi ini kita lakukan demi masyarakat banyak. Untuk itu kita rekomendasikan kepada Gubernur ada beberapa bidang yang kita sampaikan yaitu politik hukum, politik pendidikan, politik ekonomi, sosial budaya dan politik lingkungan hidup.

Dan Ekonominya adalah pengalasan lebih baik, lebih mendalam untuk BUMB baik itu dari Provinsi maupun di seluruh Kabupaten Kota karena kita tahu kinerja dari BUMB ini kurang maksimal dan beberapa bidang lainnya yang ingin kita sampaikan.” tegasnya.

READ  Terkait Pencemaran Limbah B3, Warga Keluhkan Sesak Nafas, Pihak PLTU: Jika Benar 100 Persen Kami akan Bertanggung Jawab

Sedangkan menurut Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, beliau dan wakil beliau kita semua punya tanggung jawab dan tugas masing-masing, ketika kita menatap masa depan kita harus di awali dari masa kini untuk kita melangkah maju untuk masa depan.

Terkait dengan beberapa hal amanah undang-undang dan infrastruktur bertahap akan kita penuhi termasuk undang- undang pendidikan dan undang- undang kesehatan.

Didalam periode ini kami juga perlu juga pengawalan dari aktivis dan mahasiswa untuk dapat bekerja dengan selau tidak meninggalkan respon dari masyarakat karena  yang disampaikan oleh aktivis dan mahasiswa adalah mengakomodir yang di inginkan masyarakat tapi kita juga butuh waktu untuk mencapai ini untuk bersama-sama dimana pemerintahan ini terdiri dari pemerintah daerah dan regislatif juga pada daerah tingkat II kita libatkan semua aktivisnya dari 17 kabupaten kota. Untuk itu kepada rekan aktivis dan mahasiswa teruslah kita awasi dan kawal, karena tujuan kita adalah adalah memajukan Indonesia, Karena itu kita butuh pemikiran dan perbuatan pemuda kita butuhkan.”tegasnya.

 

Laporan : Andre

Egik Junaidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mahasiwa Dan Aparat Bentrok, Gas Air Mata pun Ditembakkan

Sel Sep 24 , 2019
114 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini Detiknews.tv – Palembang, Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Sumsel terlibat dengan aparat, aksi unjuk rasa mahasiswa yang di gelar di depan gedung DPRD Sumatera Selatan (24/9/2019). Terpantau mahasiswa dengan aparat kepolisian saling lempar batu kemudian aparat membalas dengan tembakan gas air mata dan […]

Kategori Berita

BOX REDAKSI